aku mencoba berdiri di atas air mataku, menegakkan kepala dan memandang lurus ke depan.
tapi semakin aku menegakkan kepala, semakin jelas mata ini memandang sosok kamu yang berdiri lurus di depanku. entah kenapa kamu selalu berada di depan sana.
aku mencoba untuk menutup mata dan telinga dari apapun yang berhubungan dengan kamu, karna kata orang- orang perasaan tumbuh karna melihat dan mendengar.
dan aku mencoba percaya mereka.
tapi aku salah, harusnya aku gak pernah percaya mereka seperti aku gak percaya tentang keburukan kamu yang terus mereka teriakkan hingga akhirnya aku melihat sendiri, dan tetap aku tidak percaya mereka. aku lebih percaya kamu
aku percaya dengan semua kebohongan kamu :)
aku bisa saja menutup mata dan telinga ini, tapi aku punya hati yang selalu melihat dan mendengar, bahkan hal- hal terkecil tentang kamu.
aku mencoba membenci kamu, berubah jadi jahat dan berharap bisa "membunuh" kamu yang hidup di hatiku.
tapi semakin aku membenci kamu, rasa itu semakin kuat. aku tidak pernah bisa benar- benar membunuh kamu, karna itu sama halnya dengan bunuh diri..
kamu tahu ??
bagiku, kamu bagian dari aku !
aku mencoba tersenyum, bersembunyi tapi bukan pengecut. senyum itu pisau bagiku.
itu menyakitkan, aku menipu diri sendiri dengan senyuman itu.
aku mencoba menggagap kamu benar- benar "mati", atau aku yang mati ??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar